Followers

Wednesday, 11 June 2014

A little gift from the heart (Special entry: Kerana Lamaran Itu)

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun. Lepas mengerjakan haji bersama dengan mummy dan papa pada musim haji lepas, aku dapat rasakan yang aku makin redha dengan takdir yang tertulis ini. Kini, aku lebih banyak memendam rasa dan menyimpan rahsia hati. Aku tutup pintu hati supaya tak ada sesiapa yang dapat selami hati ini.

Aku tahu mummy orang yang paling risau melihat keadaan aku. Tapi apakan daya, Haicarl yang dulu tak mungkin kembali.

Life must go on, Carl. Janganlah seksa diri lagi.”

Aku senyum. Mummy tak pernah jemu untuk memujuk aku.

“Mummy nampak Carl hidup terseksa ke?”

“Soal hati tak siapa yang tahu. Mungkin Carl boleh tipu mata orang tapi Carl tak boleh tipu diri Carl sendiri. You know yourself better than anyone else.”

Aku terdiam. Apa yang mummy cakap tu memang betul. Aku tak boleh tipu diri aku sendiri. Walaupun dah dua tahun peristiwa tu berlaku, tapi tak semudah itu untuk aku lupakan apa yang terjadi dan bukan senang untuk aku mencari pengganti. Hati aku bukan milik aku lagi. Hati aku dah mati!


Come on, son! The past is past. Don’t let them interfere the way of you and your life. Just keep on moving forward to make the future the best you can make it. Allah puts no burden on any person beyond what He has given him. Allah will grant after hardship, ease, Carl."

“I’ve made a huge mistake mummy. How could I forget everything I’ve done?”

“I know it’s very difficult to forget everything and move on, but as it is said, when one door closes, another opens, but we often look so long and so regretfully upon the closed door that we do not sees the one which has opened for us. So, stop mourning about what is gone, something better is definitely waiting for you.”



----------------------------------------------------------------------
P/s: With every striving there will be hardships; with every obstacles, there is ease. I believe when He closes a door somewhere He opens a window. Am I right? Eheh. Thank you for your kind support and don't worry much, dear readers. Writing is my perfect getaway and I really enjoy creating my own fictional story. Insyaa Allah, will keep on writing. : ]